Monday, February 26, 2018

Makalah sastra indonesia

TUGAS MAKALAH  SASTRA INDONESIA




                                               



Diajukan Sebagai:
Tugas Mata Kuliah Bahsa Indonesia
Dosen Pengampu :
Wahyu Nuning Budiarti, M.Pd

DISUSUN OLEH:
Jajar Priagung
Nur Asfi Nafisah
Sarah Anjarsari
                                                         
                                                           

UNIVERSITAS NAHDATUL ULAMA AL-GHAZALI (UNUGHA) PRODI  FKIP/PGSD
SEMESTER GASAL TAHUN AJARAN 2016 /2017


KATA PENGANTAR

Kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-NYA, sehingga penulis penyusun dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini. Tidak lupa shalawat serta salam selalu kita curahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW yang telah membimbing umatnya di jalan yang benar. Makalah ini susun berdasarkan tugas dari mata kuliah bahasa indonesia yang berjudul “ sastra indonesia ”. Makalah ini bersisi tentang sejarah,perkembangan bahasa indonesia . Penyusunan makalah ini salah satunya bertujuan memberi informasi kepada mahasiswa untuk mengetahui sejarah sastra indonesia ,jenis-jenis dan bentuk sasatra indonesia.








                                                                                                    Cilacap.................Tahun 2016

                                                                                               
                                                                                            Penyusun

                                                                   


DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN
A.Latar belakang 1
B.Rumusan masalah 2
C.Tujuan 2
BAB II PEMBAHASAN
A.Masa permulaan sastra indonesia 4
B. Perioditasi sejarah sastra indonesia 5
C. Jenis-jenis dan bentuk sastra indonesia 6
D.Sastra imajinatif dan non imajinatif 7
BAB III PENUTUP
A.  Kesimpulan 8
B. Saran 9
DAFTAR PUSTAKA 10





BAB I
PENDAHULUAN
Latar belakang
Masa permulaan sastra indonesia atau Sejarah Sastra indonesia. Sastra merupakan salah satu dari tiga cabang ilmu sastra, samping Teori Sastra dan Kritik Sastra (Wellek & Warren, 1990). Sejarahsastra mempelajari perkembangan sastra yang dihasilkan oleh suatu masyarakat atau bangsa. Dalam konteks Indonesia, maka Sejarah Sastra akan mempelajari perkembangan sastra nasional (Indonesia). Melalui Sejarah Sastra, seseorang akan memahami karya-karya sastra apa sajakah yang pernah dihasilkan masyarakat atau bangsa tertentu, siapa sajakah para penulisnya, persoalan apa sajakah yang ditulis dalam karya karya sastra tersebut?
Sekitar tahun 1949 masyrakat sastra indonesia ramai berpolitik tentang ‘angkatan chairil anwar’ yang kemudian terkenal dengan angkatan  45. Beberpa tahun kemudian timbul pula masalah ,angkatan sesudah chairil anwar yang terkenal dengan angkatan 50 dan angkatan terbaru.
Sebagaimana halnya dalam setiap persoalan ,reaksi yang timbul dapat dibagi dalam 2 kelompok. Yang setuju menyokong yang tidak setuju menolak. Daln masing-masing  mempunyai alasan-alasan yang sebagian dapat di terima ,tetapi kesimpulanya toh tak dapat di putuskan.
Begitu pula akan terjadi dengan persoalan angkatan 66 istilah ini sudah populer dan sebentar lagi terbit antologi yang disusun oleh H.B Jassin berjudul angkatan 66 : prosa dan puisi.






Rumusan masalah
Mengetahui sejarah sastra indonesia
Mengetahui periodisasi sejarah sastra indonesia
Memahami jenis-jenis dan bentuk sastra indonesia
Mengartikan  sastra imajinatif dan non imajinatif beserta contohya




















Tujuan
Tujuan mempelajari sejarah sasastra indonesia serta periodisasi sastra indonesia ,jenis –jenis sastra indonesi dan hasil dari sastra indonesia yang berupa sasatra imajinatif dan non imajinatif .
Agar kita semua tahu tentang perkembangan sastra indonesia  dari angktan 45,50,60 yang merupakn perjuangan dari karya karya anak bangsa yang perlu di contoh dan di pelajari.






















BAB II
 PEMBAHASAN
Masa permulaan sastra indonesia
Masa permulaan adalah pengertian dari sastra itu sendiri. Apa itu sasatra? Untuk memahami dan menikmati karya sastra diperlukan pemahaman tentang teori sastra. Teori sastra menjelaskan kepada kita tentang konsep sastra sebagai salah satu disiplin ilmu humaniora yang akan mengantarkan kita ke arah pemahaman dan penikmatan fenomena yang terkandung di dalamnya. Dengan mempelajari teori sastra, kita akan memahami fenomena kehidupan manusia yang tertuang di dalam teori sastra. Sebaliknya juga, dengan memahami fenomena kehidupan manusia dalam teori sastra kita akan memahami pula teori sastra.
Melalui modul ini, secara umum diharapkan Anda dapat memahami hakikat sastra dengan ruang lingkupnya sebagai bekal Anda dalam mempelajari apresiasi dan kajian sastra. Untuk mencapai tujuan tersebut, di dalamnya disajikan urutan materi berupa:
Ruang Lingkup Ilmu Sastra.
Pengertian Sastra.
Jenis Karya Sastra.
Struktur Karya Sastra.
Puisi.
Prosa.
Drama.
Pendekatan Pengkajian Sastra.
Aliran dalam Karya Sastra.
Jadi sastra adalah ungkapan pribadi manusia yang berupa pengalaman,pemikiran,perasaan,ide,semangat ,keyakinan,dalam suatu bentuk pengambaran kongkrit yang di tuangkan mengunakan bahasa atau tulisan.
Perioditasi sejarah sastra indonesia
Maka seluruh sejarah sastra indonesia dapat dapat dibagi dalam periodisasi sebagai berikut:
Bagian pertama : masa kelahiran atau masa kebangkitan (awal abad xx sampai tahun 1945).
Bagian kedua : masa perkembangan (sejak 1945 hingga kini).
Yang kemudian dapat dibagi – bagi pula dalam periode lagi yaitu:
Masa kelahiran mejadi :
Periode awal -1933
Periode 1933-1942
Periode 1942-1945
Masa perkembangan menjadi
Periode 1945-1953
Periode 1953-1961
Periode 1961-sekarang
Secara garis besar masing-masing periode mempunyai norma norma sastra yang berbeda ,ciiri khasyang berbeda pula.


Jenis-jenis dan bentuk sastra indonesi
Salah satu jenis sastra diantaraya:
Puisi bentukya tulisan dan memiliki sayair,bait dan makna bahasa.
novel bentukya berupa cerita seseorang atau karangan sesorang berupa tulisan.
Biografi betukya tulisan yang menciritakan riwanyat hidup seseorang dari lahir samapai mati.
catatan harian bentukya tulisan catatan pribadi.
kritik bentukaya tulisan atau masukan dari seseorang.
cerpen bentukya tulisancerita pendek.












Sastra imajinatif dan non imajinatif

Sastra Imajinatif

Sastra imajinatif adalah sastra yang berupaya untuk menerangkan, menjelaskan, memahami, membuka pandangan baru, dan memberikan makna realitas kehidupan agar manusia lebih mengerti dan bersikap yang semestinya terhadap realita kehidupan atau karya sastra yang bersifat khayal. Dengan kata lain, sastra imajinatif berupaya menyempurnakan realitas kehidupan walaupun sebenarnya fakta atau realitas kehidupan sehari-hari tidak begitu penting dalam sastra imajinatif. Dan Bersifat Konotatif Makna Tidak Sebenarya,Jenis-jenis tersebut antara lain puisi, fiksi atau prosa naratif, dan drama. Puisi dapat dikelompokkan menjadi tiga, yakni puisi epik, puisi lirik, dan puisi dramatik. Fiksi atau prosa naratif terbagi atas tiga genre, yakni novel atau roman, cerita pendek (cerpen), dan novelet (novel “pendek”). Drama adalah karya sastra yang mengungkapkan cerita melalui dialog-dialog para tokohnya Pada akhirnya, semua pembahasan mengenai sastra imajinatif ini harus bermuara pada bagaimana cara memahami ketiga jenis sastra imajinatif tersebut secara komprehensif. Tanpa adanya pemahaman ini, apa yang dipelajari dalam hakikat dan jenis sastra imajinatif ini hanya sekadar hiasan ilmu yang akan cepat pudar.
Sastra Non-imajinatif
Sastra non-imajinatif memiliki beberapa ciri yang mudah membedakannya dengan sastra imajinatif. Setidaknya terdapat dua ciri yang berkenaan dengan sastra tersebut. Pertama, dalam karya sastra tersebut unsur faktualnya lebih menonjol daripada khayalinya. Kedua, bahasa yang digunakan cenderung denotatif dan kalaupun muncul konotatif, kekonotatifan tersebut amat bergantung pada gaya penulisan yang dimiliki pengarang. Persamaannya, baik sastra imajinatif maupun non-imajinatif, keduanya sama-sama memenuhi estetika seni (unity = keutuhan, balance = keseimbangan,harmony = keselarasan, dan right emphasis = pusat penekanan suatu unsur). Sastra non-imajinatif itu sendiri merupakan sastra yang lebih menonjolkan unsur kefaktualan daripada daya khayalnya dan ditopang dengan penggunaan bahasa yang cenderung denotatif. Dalam praktiknya jenis sastra non-imajinatif ini terdiri atas karya-karya yang berbentuk esai, kritik, biografi, autobiografi, catatan harian, dan surat-surat.
BAB III
PENUTUP
 KESIMPULAN
Jadi kesimpulanya dari sejarah sasatra indoneaia,yang mulai dari  angkatan 45sampaisekarang sudah bayak mengalami perbahan. Dari masa preriodisasi awal yaitu:
Bagian pertama : masa kelahiran atau masa kebangkitan (awal abad xx sampai tahun 1945).
Bagian kedua : masa perkembangan (sejak 1945 hingga kini).
Secara garis besar masing-masing periode mempunyai norma norma sastra yang berbeda ,ciiri khasyang berbeda pula.
Hasil atau jenis jenis sastra indonesi diantaraya ada puisi,prosa,cerpen,novel,biografi,kritik,catatan harian , surat menyurat dan masihbayak lainya. Dan dari hasil tersebuat juga dapat di bagi menjadi 2 yaitu:
Sasatra imajinatif
Sastra non imajinatif
Sastra imajinatif adalah sastra yang lebih menekankan pada khyalan seseorang atau bersifat konotatif (maknaya tidak sebenarya) .contohya ada puisi,prosa,cerpen,novel.
Sedangkan  sasatra non imajinatif adalah sasatra yang tidak menekankan pada khyalan seseorang melainkan bersifat kongkrit (nyata).contohya biografi,catatn harian,kritik.


SARAN
Mungkin dari penusis ada banyak kesalahan atau bayak kata-kata yang salah boleh memberikan kritik dan saran kepada kami terimakasih.
























DAFTAR PUSTAKA
Amriani amir.2011.bahasa dan sastra indonesia.jurnal.untan.ac.id,16 maret 2017.
Ajib rosidi.1972.sejarah sastra indonesia.bina aksara:jakarta.
Suwarsih djojopuspito.2011.buku sejarah sastra-gender.staff.uny.ac.id,16 maret 2017.